Dear Bapa,
Ayahku, kstariaku
Tak luput aku memanjat
maaf padamu selalu
Atas ulah-ulahku yang tak
selalu berbuah senyum
Janganlah mengaduh ,
mohon...biar aku saja yang mengaduh
Atas keadaan-keadaan yang
tak memungkinkan untuk aku lakukan
Janganlah menangis, mohon
aku sajalah yang menangis terisak-isak
Sesedih apapun takdir
yang ku timpa
Tak berpangkal dari kasih
sayang mu yang abadi
Jalan sedihku adalah
jalanku, jalan yang sudah dipatri tuhan
, jalan special untukku..
Percayalah, tuhan tak
akan pernah menyalahkanmu
Aku terdidik dengan benar
olehmu
Aku akan selalu jadi
terdakwa dan akan mendakwa diriku sendiri...
Maafkan aku Bapa,
Maafkan bapaku Tuhan,
Maafkan aku tuhan,
Ciracas, 15 Oct`12
No comments:
Post a Comment