Monday, October 27, 2014

BLACK ACKNOWLEDGEMENT

Teruntuk sang Bos, Dia yang namanya tidak boleh disebut..

ku ucap terimakasih tak terhingga atas ketertarikanmu memilih saya bekerja di perusahaan ini
kesempatan ini sungguh luar biasa
memberikanku pengalaman lebih dari sebelumnya
pengalaman menikmati sensasi berpenghasilan diatas UMR
pengalaman merasakan hidup ditempat baru
pengalaman tak terbendung atas segala pelajaran bernilai tinggi yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya
dan tentu saja pengalaman abadi atas persahabatan dan persaudaraan baru yang telah kuraih ditempat ini

segalanya selalu akan ada kata "tetapi"

Tetapi sang Bos, saya ingin mengeluh dengan kebisuanku
kebisuan akibat nilai kesopanan yang terpaksa kulakukan
daripada saya harus terkutuk karena tidak tahu bagaimana cara membalas budimu

Boss, mungkin ada semacam tembok raksasa di dekat pendengaranmu
tapi jika memang benar-benar mau mendengarkan
bukalah sedikit pendengaranmu
maka terdengarlah sumpah serapah dari orang-orang yang merasa telah teraniaya oleh sikapmu
itu nyata
semua orang tampak setuju kalau sang boss itu menjijikan
kadang saya juga setuju, karena faktanya itu memang benar apa adanya

Sang Bos memang pelit
itu bukan rahasia umum, karena kalaupun boss di taut di wikipedia
kata sifat itu akan muncul dicetak tebal sebagai uraian pertama yang mendeskripsikan siapa sang boss

tapi kata sifat tersebut bukanlah masalah besar
masalah terbesarnya adalah boss terlalu over bossy
seakan jabatan yang diduduki adalah jabatan setaraf raja
yang bisa memutuskan sesuatu seketika tanpa di cerna terlebih dahulu
yang bisa menghardik orang tanpa melihat situasi
yang bisa menghujam orang dengan kata-kata tak masuk akal seenak mengunyah kembang gula
yang tak bisa membuka relung pikirannya sendiri untuk memberikan kesempatan kepada orang dalam mengungkapkan opininya, opini yang selalu dianggap salah dan opini dirinya sendiri lah yang paling benar diantara yang lain

susah memang kalau semua hal tersebut sudah disebut karakter
tapi bukan kah karakter itu bisa dibangun dan diruntuhkan
manusia terdidik sekelas sang boss harusnya lebih mafum dari bawahan boss yang manapun
semoga karakter menijikan itu lenyap dari jiwa sang boss
selamanya

disini saya begitu menyesal mengungkapkan ini
namun saya tahu, ketidakstabilan perasaanku atas apa yang saya kerjakan dalam pekerjaan ini
berpangkal dari ulahmu
Jika departement-department lain secara brutal melemparkan pekerjaannya kepada saya
seharusnya sang Boss bertanggung jawab karena telah mempublikasikan kepada mereka
bahwa aku seorang manajer yang harus mengemban segala tugas keprocurementan
padahal jelas-jelas saya bukan siapa siapa

perintah maha drmatis dari mereka
sampai kepencacimakian yang membahana
akan selalu terpatri dan jadi bahan trauma sepanjang masa
dan boss
sekali lagi itu semua berpangkal dari ulahmu


Tuesday, October 14, 2014

Terdakwa

Dear Bapa,
Ayahku, kstariaku
Tak luput aku memanjat maaf padamu selalu
Atas ulah-ulahku yang tak selalu berbuah senyum
Janganlah mengaduh , mohon...biar aku saja yang mengaduh
Atas keadaan-keadaan yang tak memungkinkan untuk aku lakukan
Janganlah menangis, mohon aku sajalah yang menangis terisak-isak
Sesedih apapun takdir yang ku timpa
Tak berpangkal dari kasih sayang mu yang abadi
Jalan sedihku adalah jalanku,  jalan yang sudah dipatri tuhan , jalan special untukku..
Percayalah, tuhan tak akan pernah menyalahkanmu
Aku terdidik dengan benar olehmu
Aku akan selalu jadi terdakwa dan akan mendakwa diriku sendiri...
Maafkan aku Bapa,
Maafkan bapaku Tuhan,
Maafkan aku tuhan,

Ciracas, 15 Oct`12

Monday, October 6, 2014

My Uncle : My Angel, My Demon

What happened to you my dear Uncle...
is that money making you a wild like this...?
is that the hatred you hate every your beloved  one?
You just spread the black fog in the front of me
to blur every love I know from you...

Remembering , when the peace still living around you
when you had smile as wide as universe
when you brought me to the place that make me amazed
when you gave me your strong warm hug
I know that you are my angel , uncle

Today all your angel sides turn to be a demon
You just give me a shocked handed sharply cleaver
with your hand raised to the air
and shouting the words out to blame me to something I have not done...
My uncle , who is that demon sleep on your heart?
Our blood hood will never embrace a kind of thaf act
We hate that thrilling moment
But we never hate you...

Please come back my uncle...
A bloody cleaver you hold
Is just a bitter poison for our lovely family hood
Please come back my uncle
Our very big hug is waiting for you

Lets our granny sleep well
Forget everything
And smile wider than a universe...

Thursday, July 24, 2014

SEJELEK MATA MEMANDANG

Aku tak harus jadi orang munafik, pura2 bersyukur bahwa apapun rupaku –tak peduli apapun jasadnya-rupawan, tampan, bagus, indah, cantik,menawan dan apapun itu. Aku tak bisa menutupi kejujuran bahwa setiap kali aku memandang cermin, terpantulah satu kata : JELEK!.
Itu benar apa adanya, selain kulitku yang warnanya sperti warna buah sawo terlalu mateng , dekil, ceking, rambutnya ikal susah diatur, jidatnya lebar, jerawatan, berhidung pesek dan ompong. Hanya orang buta yang paling akut  yg mau mengatakan aku tampan.
Aku selalu mengelus dada dan segera mengingat apa kata2 pepatah, kata2 teman dekat, kata2 orang yang mengaku dirinya faham terhadap masalah keterjelekan, yakni : YG PENTING INNER BEAUTY!.
Aku setuju hal itu meski tak sepenuhnya ,karena secantik2nya jiwa , raga tetep jadi penopang. Aku benci Pada teman2 dekat yang ketika aku mengeluh selalu bilang aku RUPAWAN ( toh kelihatan jelas mereka mengatakannya dengan setengah hati , hanya untuk tidak menyakiti perasaanku).
Jadi orang JELEK banyak ruginya. waktu SD, aku – yg begitu lihai menari- terpaksa tidak dipilih oleh pelatih tari untuk dijadikan penari acara samenan (kenaikan kelas) lantaran mukaku jelek dan tidak menarik. Begitu pun waktu SMP- aku yang sudah mengorbankan  diri untuk berjingkrak-jingkrak  dan mengacungkan tangan dalam seleksi TEAM LOMBA GERAK JALAN, di acuhkan begitu saja dengan satu alasan itu : JELEK. Yang lebih tidak adil lagi (meski saat itu aku tidak tahu apa artinya ADIL), aku selalu hanya kebagian AMPAU lebaran paling sedikit  hanya karna – lagi2- aku jelek.
Jadi seorang yang jelek merupakan  beban tersendiri di kehidupan abad modern ini, fakta pertama sangat jelas bahwa pekerjaan apapun selalu memerlukan syarat  utama lewat penampilan, jadi sudah tidak dirakukan lagi bahwa aku mengalami berbagai penolakan  saat melamar pekerjaaan. L
Fakta kedua , fakta yang sangat teramat mengiris hati, fakta yang akan dimengerti oleh setiap manusia diseluruh dunia, fakta paling sensitive : CINTA.
Cinta itu buta , itulah kata sang pepatah dan sayangnya aku bukanlah penggemar berat sang pepatah tersebut. Entah kenapa cinta yang kukenal itu melotot! Tak pernah berhenti melek, tak pernah sepersekian detik pun merem . keterjelekanku sperti selalu di scan dan diintai sedetail2nya oleh CINTA.  Cinta selalu saja memberikan syarat  absolute terberat yang harus aku penuhi yakni wajah rupawan. Karna aku tidak memiliki hal tersebut maka sudah bisa ditebak banyak kisah2 sadis bergulir menerpaku ketika kukatakan kata cinta. Aku tak sanggup menuliskannya satu persatu, terlalu perih untuk dikenang. Tapi satu saja- cukup satu saja-akan kuceritakan salah satu kisah sadis yang paling rendah kadar kesadisannya.
Pada suatu hari, ku selipkan secarik kertas diloker kerja seseorang  yang bertuliskan kata2 mutiara cinta ,yang berbunyi :
“sepertinya ada zat kimia aneh dalam diriku yang bereaksi ketika aku menatapmu, aku yakin zat kimia itu adalah semacam cinta. Ai lop yu tak terkira”
4x4 =16 sempat ga sempat mohon dibalas
Sae puloh”
Sejam aku menunggu, disudut diseberang lokernya mengintip dibalik Koran. Seribu perasaan menyelubungi ku, fikiran tak tentu dan berdoa komat-kamit  memohon ketenangan dari sang Khalik . dia datang . tiba2 nafasku sperti menghilang . dia membaca secarik kertas itu. Tersenyum. Aku meleleh. Matanya menerawang mencari dimana gerangan seseorang yang bernama sae puloh itu. Kusibakan Koran.
“ah PUL,,,,hahhahahahha ada ada aja lo ya…”katanya menyeringai karna telah menemukan letak posisiku.
Semenit Aku tertunduk ,tersipu sejuta malu. Tepat ketika aku mendongak, lap kotor terbang  bersama secarik kertas tersebut percis menghantam mukaku. Dia yang melemparkannya .
“hahahhahah Jelek lo pul….hahhahahha”, katanya sembari pergi entah kemana.
Hayatku diujung tanduk, cupid si dewa cinta berteriak kasihan de looo, malaikat pencabut nyawa seperti telah siap menerkamku yang sewaktu2 akan bunuh diri. Inailahi

Catatan sang pencatat

Tercatat:
Untuk Cahwan- Pahlwan berkudaku
Untuk Dior- yang terjahat dan terbaik yang pernah kumiliki
Untuk Nana- yang terpahit dan termanis yang pernah kudapati
Untuk Niar- yang paling kucinta sekaligus paling kubenci
Untuk Nion – yang paling membuatku terpesona
Untuk Upilpa- yang tak terlupakan dimanapun

Cinta adalah catatan misteri yang tak bisa kita pecahkan
CATAT!
 

Saturday, May 3, 2014

Sadly thirteen

Are you still remember when you were 13 ?
When you were in the junior high school
Saat kau meraih ranking kedua catur wulan 1
Semua murid terkejut termasuk wali kelasmu sendiri
Mereka sepertinya setuju bahwa kamu tukang nyontek
Terus...
Catur wulan kedua saat pembagian rapport
Semua murid nyaris ngomongin kamu yang diprediksikan bakalan anjlok keluar Dari ranking 10 besar
Setelah itu, semua terbelalak lagi
Karena kamu jadi juara pertama
Dan kamu menangis tersedu dimasjid sekolah
Apakah ada murid yang peduli

Dan setiap kamu pulang sekolah kamu terpaksa harus selalu mengambil jalan Pintas ke gang gang sempit hanya untuk menghindari anak anak pasar
Yang tak pernah bosan meneriakimu :"Benconggg!!"
Atau meledekmu, menghinamu :
"Heh sia kabogoh Mae egang...!!"
Dengan melemparimu kerikil jika kamu tidak melirik mereka
Dan ketika masuk pengajian
Apa yang selalu dikatakan anak anak lain padamu?
" Beti bencong bertiti!!!"
Sampai salah satu sepupumu mencambukmu dengan lidi sampai kamu menangis
Hanya karena dia benci padamu gara gara  tingkah kamu yang seperti perempuan

Atau ketika kamu dikucilkan dan tidak punya teman sama sekali
Hanya karena kamu tidak bisa maen bola?

Apakah kamu akan balas dendam??