Ayah,
aku tak sempat membuatmu tersenyum
melihatku naik sepeda BMX itu,
aku tak akan bisa membuatmu bangga
aku tak sempat membuatmu tersenyum
melihatku naik sepeda BMX itu,
aku tak akan bisa membuatmu bangga
menatapku main bola bersama anak-anak itu
aku tak akan pernah bisa membuatmu terharu
mendengarku berkumandang azan di surau favoritmu itu,
ayahanda, maaf..aku hanya mampu menjadikan mu tujuan dari doa-doaku
doa membahagiakanmu....
hanya doa
Ummi,
aku tak sempat membuatmu tersenyum
melihatku mengenakan almamater itu..
aku tak akan bisa membuatmu bangga
menatapku meminang gadis impian itu
aku tak akan pernah bisa membuatmu terharu,,,,
memandangku menggapai cita-cita mulia itu...
ummi , maaf...aku hanya mampu menjadikanmu terminal dari doa-doaku
doa membahagiakanmu...
hanya doa,
ayah, umi
peluklah jiwaku....
aku tak akan pernah bisa membuatmu terharu
mendengarku berkumandang azan di surau favoritmu itu,
ayahanda, maaf..aku hanya mampu menjadikan mu tujuan dari doa-doaku
doa membahagiakanmu....
hanya doa
Ummi,
aku tak sempat membuatmu tersenyum
melihatku mengenakan almamater itu..
aku tak akan bisa membuatmu bangga
menatapku meminang gadis impian itu
aku tak akan pernah bisa membuatmu terharu,,,,
memandangku menggapai cita-cita mulia itu...
ummi , maaf...aku hanya mampu menjadikanmu terminal dari doa-doaku
doa membahagiakanmu...
hanya doa,
ayah, umi
peluklah jiwaku....
No comments:
Post a Comment